mengatur keuangan

6 Tips Mengatur Keuangan Untuk Anak Muda

6 Tips Mengatur Keuangan Untuk Anak Muda- Kaum muda di zaman modern saat ini identik dengan nongkrong di cafe, hang-out bareng teman, atau traveling ke tempat wisata yang instagramable. Tentu itu mengeluarkan uang yang banyak bukan? Apalagi pemasukkan yang kamu terima belum tentu bisa mencukupi kebutuhan pokok. Meminta uang kepada orang tua akan terkesan tidak mandiri. Meskipun orang tua dengan murah hati memberikan uangnya. Tak ada alasan untuk kaum muda menghambur-hamburkan uang. Di usia mudalah peluang tepat untuk memulai belajar mengatur keuangan agar ke depannya terbiasa mengontrol pengeluaran. Menabung adalah salah satu cara mengatur keuangan bagi semua golongan. Dengan menabung keuangan akan stabil. Tidak hanya dengan menabung agar finansial menjadi teratur di masa mendatang tetapi membiasakan diri agar tidak melakukan pengeluaran yang sia-sia.

Mengatur keuangan itu bisa dikatakan susah tapi bisa dikatakan gampang juga. Tergantung bagaimana niat untuk mengontrol pengeluaran dan pemasukkan. Akan terasa gampang jika pemasukkan tidak terbatas dan memiliki pemasukkan lainnya. Akan terasa mudah jika pemasukkan terbatas untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tak perlu mengkhawatir sulit dan mudahnya mengatur keuangan . Pikirkan manfaat yang didapat jika mengatur keuangan dengan baik. Tentunya akan memiliki beragam manfaat. Salah satunya saat sebuah kesulitan menimpa, tak perlu berhutang dengan teman. Uang yang tersimpan bisa mengatasi semua masalah. Di usia muda seperti ini di tuntut untuk memiliki rasa tanggung jawab dan mandiri dalam mengelola keuangan sendiri agar menjadi orang yang tidak boros dan mubazir. Penulis akan berbagi 6 Tips Mengatur Keuangan Kaum Muda

6 Tips Mengatur Keuangan Untuk Anak Muda

1. Menabung

Sejak kecil kita diajarkan orang tua untuk menabung. Terutama ibu, dia membelikan celengan untuk membiasakan menabung walaupun dalam bentuk uang recehan. Terapkanlah cara itu untuk mengontrol keuanganmu di masa muda ini. Menyisikan sedikit uang untuk mengantisipasi jika suatu saat kamu mengalami kecelakaan atau tertimpa musibah. Walaupun kebutuhan pokok harus terpenuhi, tentukan berapa nominal yang harus kamu tabung. Mulailah membiasakan menabung. Memang terdengar sulit. Tapi terwujud karna biasa bukan? Penulis akan membagi saran semoga saja berguna. Kamu mungkin sering ke mini market bukan? Mini market memberikan kembalian recehan dari kasir atau kamu membeli sesuatu dan mendapat kembalian recehan. Kembalian recehan itu jangan kamu pakai untuk apapun. Tabunglah di celengan khusus uang koin atau recehan. Tanpa kamu sadari, uang receh yang kamu tabung akan terkumpul. Mengapa penulis memberi saran ini? Karena Ibu penulis melakukan hal itu dan bisa membeli seekor kambing. Semoga terinspirasi.

2. Investasi

Untuk kamu yang sulit melakukan tips pertama, kamu bisa gunakan tips ini. Memang terdengar rumit dan “investasi harus memiliki nominal yang besar” siapa bilang berinvestasi harus memiliki nominal angka yang besar? Bila kamu memiliki pendapatan berlebih, cobalah untuk menginvestasikannya kepada temanmu yang membuka usaha. Sebelum berinvestasi, pilihlah teman yang kamu percaya mampu menjalankan usaha dan memiliki pengalaman banyak tentang bisnis. Hal ini menjauhkanmu dari kegagalan. Hindari usaha yang kurang di minati dan tidak ada perkembangan. Bila usaha tidak berkembang, uang yang kamu investasikan tidak akan berkembang. Tidak hanya dengan teman, kamu bisa berinvestasi di bidang peternakan. Kamu membeli dua ekor kambing yang jantan dan betina. Dari kambing akan melahirkan anak. Anak yang dilahirkan bisa menghasilkan uang dan begitu seterusnya. Pilihlah bidang yang kamu pahami untuk berinvestasi agar tidak terjadi kegagalan.

3. Daftar Pengeluaran

Usia muda seperti mahasiswa dan pelajar sering melakukan hal yang boros. Salah satunya nongkrong, karokean, traveling dan lain sebagainya. Sering kaum muda menyadari apakah pengeluaran yang di lakukan adalah pengeluaran yang harus dipenuhi atau hanya keinginan semata. Menjelang akhir bulan, kamu akan merasa heran dengan keuanganmu yang menipis. Kamu memikirkan apa yang sudah kamu keluarkan selama sebulan. Satu persatu kamu menuliskan pengeluaran tersebut. Menulis daftar pengeluaran adalah salah satu cara untuk mengatur keuangan. Buatlah daftar pengeluaran kebutuhan pokok terlebih dahulu. Patuhilah aturan yang telah kamu sepakati pada dirimu. Sisa dari daftar pengeluaran pokok, kamu bisa menggunakan sebagian untuk di tabung dan sebagiannya untuk hal konsumtif. Jadilah individu yang melakukan segalanya terencana.

4. Keutamaan Vs Keinginan

Kebutuhan pokok sudah pasti harus dipenuhi terlebih dahulu dan menomor duakan kebutuhan yang dalam bentuk keinginan. Kaum muda sering sulit membedakan yang mana kebutuhan pokok dan yang mana kebutuhan yang hanya keinginan semata. Harusnya membayar uang cicilan di pakai untuk jalan bersama teman-teman. Itu sangat menyalahi aturan dalam mengatur keuangan. Seperti tips sebelumnya, mendahulukan kebutuhan pokok adalah hal terpenting.

Baca juga: belajar cara sukses merintis usaha di usia muda

5. Jangan Berhutang

Pengeluaran lebih besar daripada pemasukkan membuat mu memilih untuk berhutang. Membiasakan diri berhutang akan membuat keuanganmu tidak stabil. Ketika kamu berhutang sudah pasti akan membayarnya. Uang yang seharusnya untuk kebutuhan pokok jadi untuk membayar hutang. Terus-terusan berhutang akan menjadikan dirimu malas berusaha. Kalau mengalami kesulitan kamu hanya mengandalkan berhutang. Lama kelamaan akan menjadi kebiasaan di dirimu. Jadi, cobalah untuk tidak melakukan pengeluaran yang sia-sia. Berusahalah mencari tambahan agar pemasukkan lebih besar.

6. Membuat Rekening Baru

Sebagian orang mungkin sulit menabung dengan celengan atau di simpan di suatu tempat. Di zaman modern ini, bank menjadi solusi untuk menyimpan uang. Bank sudah menawarkan berbagai cara untuk nasabah agar mau menabung. Biasanya bank menyediakan tabungan untuk mahasiswa dan pelajar yang potongannya lebih murah dari tabungan lainnya. Kamu mungkin bisa mencoba membuka rekening baru untuk menyimpan uangmu. Sisihkan gaji atau uangmu 30% ke dalam rekening. Untuk kebutuhan sehari-hari kamu bisa menggunakan rekening sebelumnya. Dengan cara ini, keuanganmu tidak akan tercampur.

Mengatur keuangan menjadi salah satu hal penting dalam penentu kesuksesan hidup seseorang. Baik tidaknya masa depan seseoarang terlihat dari caranya mengatur pengeluaran dan pemasukkan keuangannya. Untuk mendapatkan keuangan yang baik tentunya dibutuhkan perencanaan yang baik dan matang pula. Dari penjelasan penulis di atas, kamu dapat mencoba salah satu tips tersebut. Dengan hidup hemat akan membuat kita tidak mengalami kesulitan dalam masalah finansial. Memang mengatur keuangan sangat sulit, bila kita berupaya untuk mengontrol keuangan kita akan mudah melakukannya.

Demikian artikel kali ini yang bisa nuhudhy.com bagikan, semoga bermanfaat. Terima kasih

About the Author: khavidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *