puisi ayah

Kumpulan Puisi: 7 Puisi Ayah Terbaru 2019

 Puisi Ayah- Hai guys, kali ini saya akan membagikan 7 puisi terbaru tentang ayah. Puisi-puisi tersebut di dedikasikan untuk mengenang perjuangan sang ayah yang sudah meninggal dan untuk pengorbanan yang sudah sang ayah berikan. Puisi ini juga bisa kalian bacakan di tanggal 28 november nanti untuk memperingati hari ayah di tahun 2019 ini. Dan berikut 7 puisi tersebut saya rangkai dalam judul:

Kumpulan Puisi: 7 Puisi Ayah Terbaru 2019

Perisai dalam hidupku

Dwi pareanza maharaja

Ayah..
Kau menjadi pelindung dalam hidupku
Menjaga kami dari semua hal buruk
Dari aku kecil, kau timang aku
Dan kau beri kasih sayang yang besar

Dalam masa waktuku bertumbuh, kau menjadi tiang api dan tiang awan
Yang menerangi saat gelap, dan melindungi saat panas terik

Bukan senjata pedang yang kau pakai
Bukan pula keris dan tombak yang tajam
Tapi tubuhmu yang gagah, yang selalu menjaga

Tak kau biarkan anak dan keluarga mu terluka
Kau menegakkan keadilan di tengah-tengah kami

Sekalipun getir dan badai menghadang
Kau selamatkan kami dari goncangannya

Bagiku, kau pemimpin yang hebat
Pahlawan yang senantiasa ada dalam hidupku dan hatiku sepanjang masa

Pengorbanan ayah

Baca juga: inilah 11 puisi ibu dan 6 kata-kata tentang ibu tercinta dan tersayang

Dwi pareanza maharaja

Pengorbanan yang selama ini ku beri, tak sebesar pengorbananya
Pengorbanan yang kulakukan, tak sebanding pengorbanannya

Pengorbanan ayah begiru besar
Dia berjalan tiap harinya
Mencari nafkah, memberi sebuah kehidupan bagiku

Begitu banyaknya gelombang kesusahan dalam pengorbanannya
Namun dia tak menyerah

Meski tajam bebatuan yg dia hadapi
Tak menghentikan langkah pekerjaannya

Bahu yang kekar menjadi tulang punggung
Semangat membara membakar seluruh kelemahannya

Tak banyak yang dia harapkan
Kebahagiaan keluarga adalah hal terindah baginya

Puisi Ayah: Cinta kasih untuk ayahku

Dwi pareanza maharaja

Banyak hal yang telah dia lakukan
Membuatku merasa beruntung

Ayah..segala yang terbaik kuharap menghampirimu
Ku harap senyuman selalu terlukis di wajahmu, sekalipun wajahmu semakin berkerut

Ayah..kaulah sosok yang mengagumkan
Tak pernah kau kenal lelah

Aku sangat menyayangimu
Terkadang sikapku terlalu berlebihan terhadapmu
Dam ku selalu bertindak keras

Aku begitu mencintaimu
Kasihmu sepanjang masa besar unttukku

Hanya sedikit yg ku janjikan
Segenap jiwaku aku berjanji
Kan ku bawa nama mu kepada orang banyak
Dengan prestasi yang akan selalu ku gali
Terimakasih ayah

Tentang mu yang terbaik

Dwi pareanza maharaja

Tak banyak yang ingin ku katakan
Untumu pujaan hatiku

Selama engkau masih ada, kan ku coba berbakti, dan juga menyenangkanmu

Kau ayah yang terbaik
Yang selalu mengajarkanku arti kehidupan
Jejakmu yang berkerja keras
Menjadi panutanku

Kau separuh jiwaku
Perbuatanmu menjadi inspirasiku
Ayahku..kau begitu baik
Selagi kau masih bisa, kau tetap berusaha menemaniku

Usahamu membuahkan hasil yang indah bagiku
Aku berdoa agar kau selalu bisa menjadi yang terbaik bagiku

Kepergianmu

Dwi pareanza maharaja

Awan pekat semakin menyelimuti
Langit tak lagi bersinar
Hujan selalu membasahi hidupku

Jarak antara kita
Sudah sangat jauh
Tak dapat ku hitung bilangannya

Kepergianmu, menyapu bersih seluruh tawaku
Tak kutemukan lagi sosokmu

Jika aku rindu,
Ntah kepada siapa aku berkata
Jika aku membutuhkanmu,
Ntah kepada siapa aku meminta

Hari-hariku terjebak dalam kesepian
Kepergianmu menusuk tajam melukai hatiku dengan berjuta kesedihan

Waktu terus berganti
Tanpa pendampinganmu

Tak ada lagi perisai dalam hidupku
Semua hilang sekejap mata

Pada bintang dan rembula malam
Aku berseru dalam isak tangisku penuh dengan kelemahan

Secepat itu kau meninggalkanku
Aku berlari ke padang pasir dan berteriak memanggilmu
Namun kau tak menyahutku

Perlahan semua tentangmu
Hanyut oleh nada pilu
Tetap ku menyendiri
Jiwaku penuh kerinduan

Sejenak anganku bertanya
“Mungkin kah dia kembali?”
Hatiku menjawab
“Ayahmu telah tenang, relakanlah dia
Dia akan selalu bersamamu, di hatimu selamanya”

Ayah, sosok pahlawan

Islami sri devi

Sosok jiwa bak pahlawan
Mengalirkan kasih dan cinta
Selalu beri kehangatan
Walau diucap lewat rasa

Sosok pemberi kehidupan
Lewat tangannya yang kasar
Hitam legam kulit tubuhnya
Tanda kasih sayang tiada tara

Raganya terbakar matahari
Demi mencari ridho ilahi
Cintanya begitu tulus
Hingga lupa dirinya tak terurus

Bukti Menyambut Asa

islami sri devi

Kala pagi menyapa jiwa
Raga terbangun menyambut asa
Berharap menuai mimpi
Atau sekedar ilusi

Peluh keringat dibadan
Bukti sebuah pengorbanan
Wajah keriput tergambar jelas
Tanda perjuangan keras

Langkah demi langkah
Tergambar indah
Di depan mata angan tergapai
Hanya perlu sedikit meniti

Demikian puisi ayah singkat pendek terbaru di 2019, semoga bermanfaat bagi pembaca setia blog nuhudhy.com. Jangan lupa share dan berikan kritik untuk blog ini terima kasih.

About the Author: khavidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *