Cerita Binatang Kancil Ingin Insyaf

0 10

Cerita Binatang Kancil Ingin Insyaf- Di sebuah hutan rimba, di hunilah berbagai macam binatang. Mulai binatang yang bertubuh besar hingga binatang bertubuh kecil.

Hutan yang rimbun teramat subur itu membuat para binatang betah tinggal di sana. Seperti binatang yang terkenal cerdas dan licik ini yang bernama kancil. Dia sangat merasa nyaman dan betah tinggal di sana karana di hutan itu kancil bisa leluasa mencari makan tanpa ada yang menghalanginya.

Kancil adalah se ekor hewan yang sangat terkenal di hutan itu di sangat terkenal dengan kecerdasan dan kelicikannya. Dia selalu membuat onar dan selalu membuat binatang lain risau oleh tingkahnya.

Cerita Binatang Kancil Ingin Insyaf.

Pada suatu hari, ketika kancil sedang mencari makan di hutan kawasannya, kancil melihat seekor gajah dengan dua anaknya sedang berjalan menuju hutan kawasannya itu.

Di tengah-tengah perjalan seekor gajah dan dua anaknya itu tiba-tiba si kancil menghadang dan menghentikan langkahnya.

” Hai kau gajah, mau kemana kamu . . ? ” sapa kancil dengan nada lembut dengan rencana jahat di hatinya.

” Hai juga kancil, aku mau ke hutan sebelah kawasan saudara ku, ” jawab gajah dengan raut wajah yang kecapekan.

” Lantas apa itu yang kau bawa di taringmu gajah . . ? tanya kancil lagi

” Oh ini sedikit oleh-oleh buat saudaraku disana, ” jawab gajah

Kancil pun mulai penasaran dengan barang yang di bawa gajah itu, kancil pun langsung mempunyai niat untuk mengambil barang itu.

Kancil mulai menjalankan strateginya untuk melabuhi gajah. Kancil membohongi gajah kalau jalan yang di tuju gajah itu sedang rusak karena pepohonan roboh menghalangi jalan  karena terkena angin lebat kemarin, dan kancil pun menawarkan jalan pintas menuju hutan kawasan saudaranya itu.

Gajah yang terlihat masih polos dan belum mengerti benar watak si kancil. Akhirnya gajah dan dua anaknya itu mengikuti saran kancil, karena gajah belum tahu dengan jalan pintas yang di tunjukan kancil, gajah pun meminta kancil untuk menghantarkannya ke hutan kawasan saudaranya itu.

Kancil pun menghantarkan gajah dan dua anaknya itu dengan hati yang girang kesenangan karena gajah mau mengikuti sarannya, dalam hati kancil yakin bahwa dia akan sukses melabuhi gajah itu dan mengambil barang incarannya.

Ketika dalam tengah perjalanan  gajah merasa binggung dan resah karena jalan yang di tunjukan kancil malah rusak dan berlubang,

” Hai kancil, kenapa jalannya rusak dan berlubang begini . . ? ” tanya gajah

” Ini jalan satu-satunya gajah selain jalan yang tadi, rusak sedikit tidak masalah namanya juga jalan  hutan, kalau kamu lelah kita bisa istirahat dulu di sini, ” jawab kancil

” Ya sudah cil kita istirahat dulu di sini, sudah lelah saya, ” saut gajah

Mereka pun beristirahat sejenak, gajah ingin mengumpulkan tenaganya dulu karena dia sudah terlalu lelah dengan perjalanan yang telah dia tempuh dari pagi hari.

Karena sangking lelahnya gajah dan dua anaknya itu pun tertidur, di saat itulah kancil mulai melakukan aksinya. Dalam hati kancil bicara ” Asik ini kesempatan emas buat saya untuk mengambil barang itu, Ha..ha..ha.. ” ketawa jahat kancil.

Dengan pelan-pelan mencoba mengambil barang itu, tiba-tiba sang anak gajah itu menjerit dan kancil pun kaget ” Wiiihh . . ! ! ! ” sial dia bangun, kancilpun pura-pura diam seolah-olah sedang menjaganya.

Ketika di tenggok ternyata anak gajah itu sedang ngigau dalam tidurnya, setelah kondisi mulai aman lahi, kancil pun meneruskan aksinya.

kembali dengan langkah yang sangat pelan kancil tangan kancil mulai menarik barang itu, barang itu pun berhasil diambil oleh kancil, ketika sang kancil ingin membukanya tiba-tiba kaki kancil  tergigit semut dan kancilpun menjerit ” AaaWww ! ” dasar semut sembarangan main gigit-gigit saja.

tak sadar ketika kancil sedang menggerutu gajah pun terbangun karena mendengar jeritan kancil itu.

” Ada apa cil ? ” tanya gajah dengan badan yang terlihat masih lemas

” Ngak ada apa-apa jah, aku hanya sedang bernyanyi supaya tidurmu nyenyak ” jawab kancil dengan gugup

” O begitu cil, lantas kenapa barang ku ada sama kamu ? ” tanya gajah lagi

” Oh ini, iya aku ingin mengamankan barang ini tadi terjatuh dari ratingmu ketika kamu tidur ” alasan kancil

” Emmm begitu cil, makasih ya kamu sudah mengamankan barangku ” jawab gajah sambil melanjutkan tidurnya.

1 menit, 2 menit, 30 menit setelah gajah tidur kancil langsung membawa lari barang dengan hati yang sangat gembira.

1 jam kemudian gajah pun bangun, dia kaget karena kancil dan barang miliknya sudah tidak ada di sampingnya, dia pun teriak-teriak mencari kancil di sekelilingnya, suara kancilpun sudah tak terdengar lagi kancil sudah pergi jauh meninggalkanya.

Gajah pun kecewa dan kebinggungan tidak tahu lagi jalan ke arah hutan kawasan saudaranya, gajah dan dua anaknya itu pun mulai berjalan dengan langkah yang kebingunggan, tiba-tiba datanglah se ekor burung elang menghampirinya,

” Hai kau gajah, lagi apa kamu di sini ” tanya sang burung elang

“Aku sedang kebingunggan lang, aku baru saja di tipu oleh kancil barang milik ku di ambil dan dia menyesatkan ku di sini, aku tidak tahu lagi arah jalan menuju hutan kawasan saudaraku, ” jawab gajah

Mereka saling mengobrol dan gajah pun menceritakan semuanya kepada sang elang.

Sang elang pun kasihan dan teramat kesal atas tingkah kancil yang telah mencuri dan menyesatkan gajah, akhirnya burung elang  mengantarkan sang gajah beserta dua anaknya itu ke hutan kawasan saudaranya itu.

Setelah sampai di hutan kawasan saudarnya itu dan telah bertemu dengan sang saudara gajah menceritakan semua kejadian nahasnya kepadanya. Mereka pun tidak menerima atas apa yang telah di perbuat kancil terhadap saudarnya itu,

Saudara gajah pun mengumpulkan teman-temannya untuk membalaskan dendam saudaranya terhadap kancil, sang harimau, jerapah, singa dan binatang lainnya pun sudah siap untuk membalaskan dendam gajah itu.

Mereka berbondong-bondong ke hutan kawasan sang kancil ku kurang lebih 1/2 jam akhirnya mereka sampai ke markas kancil.

Kancil pun sudah tidak bisa berkutik lagi pasukan sang gajah sudah mengelilingi markasnya, tanpa bosa basi sebagai ketua binatang di sana sang harimau langsung menghajar kancil.

Kancilpun berlumuran darah sudah  tidak bisa ber buat apa-apa lagi, akhirnya sang monyet mengikat sang kancil dan membuangnya ke kawasan persawahan yang jauh dari hutan kawasannya.

Lantas bagaiman nasib kancil selanjutnya sehingga dia ingin insyaf . . ? ? ?

Tunggu cerita selanjutnya tentang ” cerita binatang: kancil ingin insyaf  “

Nb: Pelajaran Hidup Yang Bisa Di Petik Dari Cerita Di Atas

” Jangan gunakan kecerdasan kita untuk merugikan orang lain “

” Jangan langsung mempercayai seseorang yang baru kita kenal “

” Jangan menuruti nafsu setan yang akan mencelakakan diri kita sendiri”

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.

+ 76 = 77