Cara jitu usir rasa malas dalam sehari-hari

Cara jitu usir rasa malas dalam sehari-hari

CARA USIR RASA MALAS

Menjalani aktivitas yang sama terus menerus menimbulkan kebosanan pada diri kamu. Bisa jadi karena kamu merasa tidak sanggup dan mengganggap pekerjaan itu butuh bantuan orang lain dan bukan dikerjakan secara individu. Hal ini menyebabkan munculnya rasa malas dalam mengerjakan sesuatu. Terkadang kamu merasa tenagamu masih ada tetapi lemas di badan merajai dan tidak mampu menyelesaikan semua tugas, tidak semangat dan merasa mustahil menyelesaikan tugas yang dihadapi sendirian padahal pekerjaan yang dihadapi sangat mudah, namun badan tak sanggup untuk bergerak.

Mungkin sebagian kaum muda merasakan hal tersebut ketika rasa malas mendera. Munculnya rasa malas sebenarnya manusiawi. Tapi, janganlah melupakan tanggung jawab yang telah diberikan kepadamu. Seseorang memberikan kepercayaan kepadamu untuk menyelesaikannya sebaiknya kamu menyelesaikannya dengan baik. Bila kamu terus menerus menuruti kemalasan itu akan menjadi karakteristik di dalam dirimu. Sifat malas ini menjadi penghambat segala sesuatu. Tentu kamu tidak ingin di dera rasa malas bukan? Sedikit berbagi pengalaman dalam cara mengusir rasa malas yang bisa kamu praktekkan:

Cara jitu usir rasa malas dalam sehari-hari

1. Lakukan sesuatu yang menyenangkan

Saat weekend biasanya kaum muda menghabiskan sepanjang hari di dalam kamar dengan menatap layar ponsel. Membuka media sosial, bermain game online atau tidur sepanjang hari. Apakah kaum muda seperti ini memiliki masa depan yang cerah? Sepertinya tidak. Lakukanlah kegiatan yang tidak membuang waktu. Misalnya, menemukan minat baru atau melakukan hobi. Buatlah aktivitas rutinitas yang akan kamu lakukan. Jelas aktivitas seperti ini dapat mengasah bakatmu dan mengembangkannya. Daripada harus mengurung diri di kamar? Semua tergantung pilihan anak muda.

2. Kerjakan sekarang juga.

Sering dialami mahasiswa yang deadline masalah tugas-tugas kuliah. Mulai dari jurnal, makalah, mini riset dan lain sebagainya membuat pusing karena tugas silih berganti berdatangan. Belum selesai satu tugas, tugas lain sudah datang. Melihat tumpukkan tugas membuat rasa malas untuk mengerjakkannya. Kaum muda sering merasa tugas itu tak akan selesai padahal belum di sentuh sama sekali. Kerjakan tugasmu sekarang juga, jangan menunda-nunda. Targetkan satu hari harus selesai dua tugas. Tinggalkan segala bentuk media sosial, game, chatting yang menimbulkan rasa malas.

3. Refleksikan diri

Bila kaum muda merasa lelah, jangan paksakan diri untuk melanjutkan tugas yang belum selesai. Berikan tubuh anda untuk merefleksikan diri dan berikan otak kamu istirahat setelah banyak berfikir. Semua orang berhak mendapatkan waktu istirahat setelah lelah bekerja. Kamu bisa menikmati musik kesukaanmu lalu bersenandung sejenak. Otakmu akan merasa tenang dan bisa melanjutkan tugas dengan lancar. Intinya adalah istirahat. Rasa malas itu muncul karna rasa lelah dan bosan melihat tugas yang tak kunjung kelar.

4. Fokus

Orang bilang “Malas itu gak ada obatnya!” memang benar, tetapi bukan berarti tidak bisa disembuhkan. Satu-satunya cara untuk mengatasinya adalah memfokuskan pikiran kamu pada pekerjaan yang sudah menjadi tanggung jawabmu. Usahakan untuk menyelesiakan sesegera mungkin. Milikilah kedisipilanan diri. Jauhkan dari smartphone, mengapa? Kamu mungkin tidak akan berhenti melepaskan ponselmu dari tangan. Kamu sibuk melihat media sosial atau online shop yang membuat fokusmu hilang. “Main lima belas menit aja deh!” rencananya hanya lima belas menit, nyatanya lebih dari sejam.

5. Buat daftar keinginan

Sebagian dari kita menulis harapan dan keinginan kita disebuah buku notes pribadi. Kita menuliskan daftar keinginan yang akan kita capai tahun ini. melakukan ini dapat dipercaya meningkatkan semangat diri dalam mengapai keinginan. Tentu saja setelah kita memiliki semangat untuk mengerjakan tugas, rasa malas akan enggan menghampiri. Agar kamu tidak melupakan daftar keinginanmu, letakkan di tempat yang sering kamu lihat. Misalnya kulkas, lemari, cermin atau samping tempat tidur. Setiap satu keinginan selesai, kamu akan memberi tanda ceklis. Semakin banyak tanda ceklis akan membuat dirimu termotivasi untuk melanjukannya.

6. Mengontrol pikiran

Rasa malas biasanya terpengaruhi dari dalam pikiran kita. pikiran kita terkadang mempengaruhi sikap. Sering kita berpikir “Ah! Males banget aku.” “Ya ampun, gak semangat banget hari ini.” Jauhilah pikiran seperti itu, buanglah kata-kata negatif di pikiranmu. Ucapkan “Ah! Malaes banget aku. Tapi, kalo gak dikerjakan gak bakalan selesai.” Tingkatkan energi positifmu agar terhindar dari rasa malas. Rasa malas akan terobati jika kamu mampu mengontrol pikiranmu.

7. Olahraga

Jarang kita melihat kaum muda rajin berolahraga, padahala olahraga memilki banyak manfaat. “Aku olahraga jari.” Memang sekarang sedang marak-maraknya olahraga jari (main ponsel). Jika hanya jarimu yang gerak, bagaimana dengan kaki? Badan, tangan? Kaum muda pasti terlah mendengar efek samping bermain ponsel seharian bukan? Luangkan waktumu untuk berolahraga. Berolahragalah 15 menit, tak perlu sampai berjam-jam. Selagi badan sehat begitu juga pikiran akan menjauhkan kita dari rasa malas. Rajin menggerakkan badan akan membuatmu tidak bisa berhenti menyelesaikan pekerjaan karena memiliki stamina yang kuat dan tidak mudah lelah.

8. Membuang hal yang menganggu

Kamu mungkin pernah mengalaminya bukan? Lapar, ngantuk, lemas, capek dan memikirkan sesuatu. Hal tersebut merupakan penganggu konsentrasimu. Buanglah hal yang mengganggu itu. kalau ngantuk tidur, kalau lapar makan, kalau lemas istirahatah sejenak. Jangan memaksakan diri untuk menyelesaikan tugas. Memang tugasmu akan selesai dengan cepat, tetapi apa hasilnya memuaskan? Belum tentu! Pikiran kita yang sedang kalut akan merusak pekerjaan kita.

9. Paksakan diri

Pekerjaan sudah sesuai passion, minat dan bakat kamu. Sudah diiringi dengan hal yang menyemangatimu seperti diringi musik, ditemani makanan, semangat dalam diri, pola hidup yang sehat, dan dibantu teman. Namun rasa malas masi mendera. Tidak ada cara lain selain pemaksaan diri. Biarkan saja untuk pertama-tama dipaksa, lambat laun akan terbiasa. Malah kamu akan mengerjakan tugas dengan cepat.

10. Curhat ke Tuhan

Tuhan adalah sandaran yang kita miliki. Dia adalah penolong dalam setiap masalah yang kita hadapi. Disaat rasa malas mendera, berdoalah kepada-Nya agar diberi kekuatan dalam menjalan kewajiban dan tanggung jawab. Tuhan akan mendengar bagi hambanya yang mau berikhtiar.

Rasa malas ada karena pilihan kamu. Kamu memilih keputusan untuk malas mengerjakan sesuatu yang mengakibatkan tidak selesainya pekerjaanmu. Tntu kamu akan dicap sebagai orang yang tidak bertanggung jawab. Malas merupakan sikap tercela. Dampak yang kamu dapatkan setelah memiliki rasa malas adalah segala tugasmu akan terbengkalai, menjadi orang yang ceroboh dan susah mendapat pekerjaan. Dari pengalaman penulis, menunda pekerjaan akan membuat masalah semakin rumit. Selesaikan pekerjaanmu saat itu juga. Bila tugasmu telah selesai maka akan merasa tenang dan lega melanjutkan aktivitas selanjutnya. Semoga cara mengatasi perasaan malas tersebut dapat bermanfaat bagi pembaca.

Tinggalkan komentar