pdkt

PDKT Yang Diperbolehkan Dalam Islam

Perasaan cinta sudah pasti hadir di setiap hati manusia. Setiap manusia sudah pasti memiliki rasa cinta. Cinta kepada pencipta-Nya, cinta kepada orang tua atau cinta pada lawan jenis. Bagi kaum muda, cinta kepada lawan jenis lebih mendominasi kehidupannya. Memang masa remaja, membutuhkan cinta dari orang sekelilingnya.

Untuk mendapatkan cinta seseorang tersebut, pasti kaum muda melakukan berbagai cara agar orang tersebut mengetahui tentang perasaan sebenarnya untuk menarik hati lawan jenis. Anak muda masa kini menyebutnya PDKT atau Pen-De-Ka-Tan. Tentu kaum muda tau dalam islam pacaran tidak di benarkan bukan?

Dalam islam pacaran adalah salah satu perbuatan yang mendekati zina dan sudah pasti kaum muda yang beragama islam wajib menghindarinya. Lalu bagaimana cara agar lawan jenis tau tentang perasaan kaum muda?

Sementara seseorang yang sedang jatuh cinta akan sulit membendung perasaan di hatinya terutama rasa ingin memiliki. Saat sedang jatuh cinta, sudah pasti rasa ingin memiliki akan merasuki diri. Allah SWT juga berfirman:

“Hai manusia, Sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa – bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal-mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu disisi Allah ialah orang yang paling taqwa diantara kamu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui lagi Maha Mengenal.” (QS Al-Hujurat : 13)

PDKT Yang Diperbolehkan Dalam Islam

Kaum muda mungkin tak asing dengan kalimat “Jodoh di tangan Tuhan” bukan? Kau muda tak perlu khawatir tentang jodoh. Allah SWT telah menentukan takdir dan jodoh di tangannya dan Allah SWT yang paling mengetahui masalah hati. Dalam islam juga melarang melakukan perbuatan yang mendekati zina yaitu pacaran dan PDKT yang menjurus kea rah “Pacaran”. Tentu islam juga telah menganjurkan PDKT secara islam yang diperbolehkan. Penulis akan memaparkan PDKT yang diperbolehkan dalam islam, yaitu:

1. Ta’aruf

Ta’aruf merupakan proses mencari data dari calon pasangan tanpa melanggar aturan syariat maupun adat di masyarakat. Dalam ta’aruf ada yang harus diperhatikan yaitu sebelum terjadi akad nikah, pastikan kedua calon memiliki status sebagai orang lain dan tidak ada ikatan persaudaraan (Hubungan mahram). Sehingga berlaku aturan lelaki dan wanita yang bukan mahram. Mereka tidak di perbolehkan untuk berdua-duaan saling berbincang atau sekedar duduk saja. Nabi Muhammad SAW bersabda:

“Jangan sampai kalian berdua-duaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya) karena setan adalah orang ketiganya.” (HR Ahmad)

Selanjutnya, fokuskan niat ta’aruf benar di landasi dari keseriusan lahir dan batin yaitu ingin menikah. Bukan hanya sekedar berkenalan dan memuaskan nafsu saja. Muhammad SAW bersabda:
“Kalian tidak akan beriman sampai kalian menyukai sikap baik untuk saudaranya. Sebagaimana dia ingin disikapi baik yang sama.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Selanjutnya, pasangan ta’aruf boleh tukar data (biodata) pribadi mereka. Tulisan dapat mewakili dari lisan. Tentu jika dengan lisan akan menimbulkan syahwat antara pasangan. Manfaat dari bertukar data adalah untuk mengetahui hal-hal yang informasi yang dibutuhkan saat berumah tangga.

Selanjutnya, masuk ke proses yang lebih lanjut yaitu pinangan. Saat proses ini merupakan tahap keseriusan dari pasangan dan pihak keluarga. Dalam pinangan, pasangan akan bertemu dengan di damping orang tua masing-masing dan tidak di perbolehkan untuk berbincang berdua. Seperti hadis yang sudah di jelaskan di atas. Jika antara laki-laki dan perempuan sedang berduaan, maka yang ketiga adalah setan.

2. Dekat dengan Temannya

Untuk mendekati lawan jenis, biasanya kaum muda akan mencari siapa teman dekat dari seseorang yang kaum muda sukai. Untuk mendekati lawan jenis, biasanya hal yang di lakukan yaitu mendekati lingkungan pertemanannya, keluarga atau orang tua. Kaum muda harus memastikan seseorang yang sedang di dekati sudah memiliki pasangan, sudah di pinang atau belum. Mendekati keluarga atau lingkungan pertemanannya juga bermanfaat guna mendapatkan informasi tentang seseorang yang sedang kaum muda dekati.

Tunjukkan kesan yang baik saat kaum muda mendekati lingkungan pertemanannya agar kaum muda mendapat nilai plus di mata teman dan dimata keluarganya.

3. Minta diperkenalkan

Setelah melakukan tahap pertama dan telah mendapat lampu hijau atau persetujuan dari pihak keluarga atau teman dekatnya, maka pendekatan yang kamu lakukan bisa di lanjutkan dengan lancar. Hal selanjutnya yang harus kaum muda lakukan adalah minta diperkenalkan dengan objek yang sedang kaum muda dekati. Persiapkan diri kaum muda untuk memberikan kesan yang baik. Pastikan penampilan kaum muda sopan, wangi, bersih dan rapi. Itu merupakan kunci untuk berkenalan dengan orang yang sedang kita dekati.

4. Gabung dalam kegiatan agama bersama

Pada zaman sekarang ini pasti ada pengajian atau kegiatan agama yang diikuti kaum muda. Kagiatan agama atau pengajian di lakukan secara terpisah antara lelaki dan perempuan. Orang yang kamu dekati akan senang jika kamu juga ikut dan menaruh minat yang sama dalam pengkajian agama. Dalam memilih pasangan secara umum sudah pasti dilihat dari agama, akhlaknya, keluarga dan parasnya.

Agama merupakan pondasi bagi kehidupan. Bagaimana jika menjalani hubungan tidak memiliki agama yang kuat? Sudah pasti pondasi akan hancur. Dalam berumah tangga pasti akan melakukan ibadah. Bagi kaum wanita, pasti membutuhkan imam dalam membimbingnta. Bagi kaum pria, pasti membutuhkan istri yang mampu membesarkan anaknya dengan agama. Jika memilih pasangan yang baik agamanya, maka akan mendapatkan hubungan yang sakinah.

5. Tunjukkan Pribadi yang Positif

Untuk mendekatkan diri pada orang yang kamu dekati sudah pasti kamu akan mencari tahu tentang hal yang di sukai orang tersebut. Dalam menarik perhatiannya, kamu akan menunjukkan sikap positifmu di depannya agar kamu terlihat baik. Memang semuanya harus serba natural, tapi guna untuk menunjukkan pribadi yang positif adalah agar kamu memiliki kesan yang baik di pandangan orang yang kamu dekati.

6. Jaga bahasa tubuh

Maksud dari menjaga bahasa tubuh adalah seperti ini, saat kamu bersama dengannya jangan sampai menunjukkan gesture yang kurang sopan. Salah satunya berusaha memegang tangan, merangkul pundak, atau lirik kanan kiri saat berbicara dengannya. Tundukkan wajahmu dan hindari kontak mata. Jangan bertemu dalam keadaan tempat sepi. Jikapun ingin bertemu dengannya, ajak temanmu atau temannya dalam pertemuanmu. Jarak tempat duduk jangan saling berdekatan kira-kira beri jarak 1 meter. Tunjukkan gesture yang mengesankan bagi orang yang anada dekati dan perlihatkan bahwa kaum muda benar-benar serius dalam berkomitmen.

7. Jangan Menggombal

Sebagian pria berpendapat bahwa gombalan adalah cara jitu untuk menarik hati orang yang kita sukai. Tidak semua wanita menyukai cara tersebut. Kata-jata rayuan atau gombal akan membuat wanita yang kaum muda sukai kehilangan minat kepada kaum muda. Pria yang baik tentu tidak akan mengeluarkan kata-kata kosong seperti gombalan. Dalam kata-kata gombalan pasti akan terselip sedikit kebohongan. Wanita juga tidak ingin dibohongi dengan gombalan bukan?

Dalam usaha menarik perhatian si dia kuncinya adalah memberikan kesan yang baik. Dalam melakukan pendekatan tidak selamanya akan mendapatkan penerimaan, pasti juga akan mendapat penolakan. Siapkan mental untuk menerima hasil dari pendekatan yang vtelah dilakukan. Pada intinya adalah usaha dan menyerahkan diri kepada Allah SWT. Karena jodoh dan takdir ada di tangan-Nya. Demikan dari penulis, semoga apa yang telah penulis jelaskan dapat diterapkan dalam mendekatkan diri kepada orang yang kaum muda suka.

About the Author: khavidin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *