5 cara menjaga kesehatan menurut islam

5 cara menjaga kesehatan menurut islam- Memiliki tubuh yang sehat tentu menjadi impian setiap manusia. Berbagai cara dilakukan agar menjaga tubuh tetap optimal dan terhindar dari penyakit. Ketika kondisi tubuh tidak sehat, tentu akan mengalami hambatan dalam menjalani aktivitas keseharian baik di kantor, sekolah, tempat kerja atau di rumah. Pada zaman modern sekarang ini manusia dituntut untuk bekerja lebih cepat sehingga nikmat kesehatan adalah hal yang paling dibutuhkan.

Tentu kesehatan adalah hal mahal yang harus dijaga agar mampu menjalankan ibadah sekaligus tuganya dengan baik. Memaksakan tubuh untuk melakukan aktivitas, terlambat makan, dan begadang adalah hal yang memicu munculnya penyakit dalam diri. Apalagi kaum muda yang cenderung melakukan hal tersebut. Saat sibuk mengerjakan tugas pasti lupa dengan makan dan akhirnya makan tidak sesuai waktu yang ditentukan. Terlalu asik mengerjakan tugas sampai lupa waktu untuk istirahat hingga akhirnya tidur tidak sesuai jadwal.

Dalam islam menekankan untuk makan-makanan yang baik untuk tubuh dan halal pula. Islam juga mengajarkan cara membersihkan tubuh dengan cara wudhu dan mandi secara rutin. Tak ada sesuatu yang berharga selain kesehatan.

Nabi saw. bersabda, “Ada dua anugerah yang karenanya banyak manusia tertipu, yaitu kesehatan yang baik dan waktu luang.” (HR. Bukhari).

Sudah menjadi kesepakatan bahwa menjaga tubuh agar tetap sehat dan tidak terkena penyakit adalah lebih baik daripada mengobati. Untuk itu, menjaga tubuh sejak dini agar tetap sehat. Islam juga member perhatian menjaga kesehatan sejak dini. Di mana islam menekankan bagi bunda untuk menyusui anaknya.

5 cara menjaga kesehatan menurut islam

Rasulullah SAW adalah contoh terbaik untuk umatnya dalam menjaga kesehatan. Mengapa Rasulullah SAW jarang mengalami sakit? Tentu pertanyaan ini menarik perhatian di kalangan umatnya. Menurut beberapa sirah, selama hidupnya Rasulullah hanya sakit dua kali. Yaitu saat menerima wahyu pertama, ketika itu beliau mengalami ketakutan yang sangat sehingga menimbulkan demam hebat, dan yang satunya lagi menjelang beliau wafat. Saat itu beliau mengalami sakit yang cukup parah, hingga akhirnya wafat.

Ada pula yang menyebutkan bahwa Rasulullah mengalami sakit lebih dari dua kali termasuk ketika sakit di tenung oleh seorang Yahudi dan di racun oleh seorang wanita Yahudi setelah perang Khaibar.

Saya akan menjelaskan beberapa kebiasaan Rasulullah SAW yang membuat tubuh beliau sehat lahir dan batin.

Baca Juga: 10 Resep Awet Muda Untuk Muslim Dan Muslimah

1. Tidur teratur

Begadang adalah salah satu pemicu munculnya penyakit dalam tubuh. Saat begadang, kamu akan merasa lemas saat bangun pagi dan melanjutkan aktivitas yang tidak bisa ditinggalkan. Semakin lama kamu akan merasa kelelahan hingga tubuh melemah dan jatuh sakit. Pola tidur Rasulullah SAW yang bisa kamu tiru adalah tidur lebih awal dan bangun lebih awal. Rasulullah mengajak umatnya bangun sebelum waktu subuh serta melaksanakan sholat subuh di mesjid (bagi lelaki).

Selain mendapat pahala, berjalan pagi menghirup udara yang segar akan membuat paru-paru sehat dan kuat. Selain itu, udara saat subuh dapat memperkuat pikiran dan menyehatkan perasaan. Rasulullah juga menjelaskan cara tidur yang sehat. Ibnu Qoyyim berkata Barangsiapa yang memperhatikan pola tidur Rasulullah, niscaya ia akan memahami pola tidur yang benar dan paling bermanfaat untuk badan dan organ tubuh” dalam bukunya, beliau menjelaskan Rasulullah SAW tidur dengan memiringkan tubuh ke kanan sambil berdzikir kepada Allah hingga matanya terasa berat dan mengantuk. Rasulullah SAW bersabda:

“Jika kamu mendatangi tempat tidurmu maka wudhulah seperti wudhu untuk shalat, lalu berbaringlah pada sisi kanan badanmu” (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Makan dan Minum Sehat

Makan adalah kebutuhan setiap manusia. Memilah makanan yang dikonsumsi tubuh akan menjauhkanmu dari penyakit. Makanan dan minuman yang halal tentulah menjadi prinsip setiap muslim dalam memilah makanan. Kaum muda sering mengalami penyakit magh atau lambung bukan? Pemicu munculnya penyakit tersebut adalah karena terlambat makan. Tugas kuliah yang menumpuk sering menjadi alasan menunda untuk makan. Pada nyatanya, makan tepat waktu dan teratur sudah dijelaskan Rasulullah SAW. Rasulullah SAW bersabda:

“Kami adalah kaum yang tidak makan sebelum merasa lapar dan bila kami makan tidak pernah kekenyangan” (HR Bukhari dan Musim).

Makanan kegemaran Rasulullah SAW adalah madu. Beliau biasa meminum madu yang dicampur air untuk membersihkan air liur dan pencernaan. Dalam Al-qur’an juga menjelaskan manfaat cairan yang keluar dari serangga (Lebah). Dalam ilmu kesehatan, madu berfungsi membersihkan lambung, menyembuhkan sembelit dan menyembuhkan luka bakar.

Rasulullah SAW juga meminimalisir memakan daging dan ikan. Sebab, terlalu banyak mengkonsumsi ikan dan daging akan berakibat buruk untuk kesehatan persendian dan ginjal. Rasulullah SAW juga suka makan kurma. Mengkonsumsi kurma akan mendapatkan manfaat yang bisa mematikan sel-sel kanker.

3. Olahraga

Olahraga menjadi kegiatan dalam menyehatkan badan. Mengerakkan badan dan otot akan menguatkan badan, persendian tidak kaku dan aliran darah mengalir dengan lancar. Melakukan olahraga secara rutin akan menunjuang kesehatan jiwa dan raga serta meningkatkan pertumbuhan badan. Selain menjaga stamina tubuh, olahraga juga berfungsi untuk memperkuat daya tahan tubuh. Rasulullah SAW dalam menjalankan aktivitas sehari-hari beliau selalu berjalan kaki bila sedang melakukan perjalanan jarak pendek. Ketika berjalan kaki, keringat akan keluar dan mengalir di sekujur tubuh, pori-pori tubuh akan terbuka, peredaran darah berjalan normal sehingga terhindar dari penyakit jantung.

4. Bersih dan Sehat

Kebersihan adalah sebagian dari iman. Jika kita memiliki hati yang bersih dan tubuh yang bersih sudah pasti kita memiliki iman. Saat kita menerapkan hidup bersih dan sehat akan menjauhkan dari kuman yang mendatangkan biang penyakit. Mandi teratur, berpakaian yang bersih, dan menggosok gigi adalah hal yang dilakukan untuk menjaga kebersihan tubuh. Rasulullah SAW sealu tampak rapi dan bersih. Setiap kamis atau jumat, Rasulullah SAW mencukur rambut-rambut halus. Kuku juga dipotong, menyisir rambut dengan rapi, gigi rapi dan bersih dan memakai minyak wangi. Rasulullah SAW bersabda:

“Waktu untuk memotong kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan hendaknya tidak melebihi 40 hari.” (HR Muslim dan Tirmidzi)

5. Berpuasa

Puasa tidak hanya dilakukan pada bulan Ramadhan saja. Lagipula, puasa adalah cara terbaik untuk menyehatkan badan. Puasa juga proses detoks bagi tubuh. Dari proses tersebut maka akan keluar segala racun dalam tubuh, lemak dan zat berbahaya bagi tubuh lainnya. Rasulullah SAW menghindari hal yang berlebihan. Saat ini banyak umatnya yang makan berlebihan dan akhirnya berujung pada obesitas. Memiliki berat tubuh yang tidak normal akan memicu munculnya penyakit. Salah satunya jantung. Dengan berpuasa, para obesitas bisa menurunkan berat badan secara sehat sekaligus mendapatkan pahala.

Dalam tubuh yang kuat terdapat jiwa yang sehat (Mensana incorpore sano). Pada dasarnya, tubuh yang kuat akan menghindari tubuh dari terkontaminasi virus atau kuman yang memicu timbulnya penyakit. Tentu kaum muda tidak ingin jatuh sakit bukan? Saat sakit kamu akan mengeluarkan uang untuk menyembuhkan penyakitmu. Tak peduli berapapun uang yang dikeluarkan, asalkan sembuh dari penyakit. Sudah pasti lebih baik mencegah daripada mengobati bukan? Jagalah tubuhmu dengan cara Rasulullah SAW. Semoga apa yang saya sampaikan dapat kamu terapkan. Terimakasih!

About the Author: khavidin

1 Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *