BEGINI CARA MENGERJAKAN SKRIPSI AGAR CEPAT SELESAI

CARA MENGERJAKAN SKRIPSI AGAR CEPAT SELESAI- Pendidikan merupakan tujuan dari mencerdaskan kehidupan bangsa. Berkualitasnya suatu bangsa dilihat dari bagaimana sistem pendidikan tersebut. Peserta didik yang memperoleh pendidikan berkualitas akan menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas pula. Memulai pendidikan Sekolah Dasar/Madrasah Ibthidaiyah dengan mengenal huruf, membaca, menulis dan berhitung.

Setelah mengikuti beberapa ujian dan dinyatakan lulus, lalu melanjutkan pendidikan ke jenjang pendidikan Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah. Pada jenjang ini pelajaran yang dihadapi berupa cabang ilmu alam yang terdiri dari Kimia, Fisika dan Biologi juga cabang ilmu sosial Sosiologi, Sejarah, Ekonomi, Geografi.

Jenjang selanjutnya yang harus ditempuh adalah Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah, pada jenjang ini memperdalam materi pada jenjang menengah pertama. Akan tetapi peserta didik memilih jurusan yang diminatinya.

CARA MENGERJAKAN SKRIPSI AGAR CEPAT SELESAI

Setelah menjalani wajib belajar dua belas tahun, ada jenjang pendidikan yang tidak wajib untuk dijalankan yaitu jenjang pendidikan perguruan tinggi. Waktu tempuh jenjang pendidikan perguruan untuk memperoleh gelar sarjana (Strata 1) paling lama empat tahun. Untuk mendapat gelar sarjana harus menyelesaikan skripsi.

Skripsi merupakan tugas akhir sebagai syarat lulusnya mahasiswa/mahasiswi untuk menjadi sarjana. Skripsi sering menjadi beban terberat bagi sebagian mahasiswa semester akhir untuk menyelesaikan studinya. Mahasiswa yang sudah belajar selama empat tahun belum tentu mampu dan memiliki bakat dalam menyusun rangkaian kata, penelitian, dalam bentuk tugas akhir untuk diuji kelulusannya menjadi sarjana.

Syarat skripsi ini sering membuat mahasiswa sering ngedrop, malas mengerjakan, dan berujung studi yang tak kunjung selesai. Bahkan ada beberapa mahasiswa yang melakukan tempah skripsi atau membeli skripsi.
Pada umumnya, skripsi merupakan hasil pemikiran mahasiswa berdasarkan penelitan ilmiah yang dilakukannya yang bermanfaat sebagai referensi bagi sebuah akademis kesulitan menyusun skripsi biasanya terjadi karena beberapa faktor. Yaitu lingkungan, salah satunya adalah dosen. Dosen yang sulit di temui sering menimbulkan rasa malas dalam penyusunan skripsi.

Terkadang dosen juga sering mengulur waktu dalam bimbingan. Misalnya, sudah membuat janji sebelum bertatap muka namun dosen membatalkannya karena alasan tertentu. Hal tersebut terjadi berulang-ulang. Sehingga membuat kita malas melanjutkan skripsi. Selain itu factor dalam diri yang selalu menunda dan malas mengerjakan skripsi. Terlalu sibuk dengan kegiatan tidak penting dan nongkrong dengan teman-teman. Kedua factor tersebut ada solusinya, yaitu kerja keras dan selalu ingat orang tua yang membiayai pendidikanmu.

Walaupun dosen sulit dijumpai, teruslah bersabar. Dari penulis ada beberapa tips mengerjakan skripsi dengan cepat

1. Harapan orang tua

Tak satupun orang tua yang ingin anaknya gagal. Anak yang sukses adalah kebahagiaan orang tua. Jika rasa malas menghampirimu, ingatlah biaya pendidikan yang diberikan untuk kamu tidaklah murah. Ingatlah bagaimana sulitnya orang tuamu mencari biaya pendidikanmu. Makin lama kamu lulus dari studi, makin banyak biaya sekolah yang dikeluarkan orang tuamu. Bilamana kamu terlahir dari keluarga yang mapan, apakah menunda kelulusan tidak menjadi masalah? Tentu iya. Kamu akan banyak tertinggal.

Teman-teman seangkatanmu sudah lulus dan menikmati pekerjaan. Sementara kamu masih mengejar dosen dan menyusun skripsi. Tentu kamu tau mencari pekerjaan sangatlah sulit. Banyak mahasiswa yang lulus masi jadi pengangguran. Bagaimana jika kamu terlahir dari kelouarga yang kurang mampu? Pikirkanlah orangtuamu yang rela menghutang, bekerja keras, mengumpulkan uang hasil dagangan dan menyisihkan gajinya untuk pendidikanmu. Jika kamu terlalu bersantai mengerjakan skripsi, apa kamu tidak merasakan apa yang orangtuamu rasakan?

2. Akrab pada dosen pembimbing

Dosen adalah penghambat lulusnya mahasiswa dari studinya. Memang tak semua dosen seperti itu, pada kenyataannya memang itu terjadi. Dari pengalaman penulis juga membenarkan bahwa dosen penghambat lancarnya mahasiswa agar lulus. Pada waktu itu jam sepuluh penulis ingin menemui dosen untuk bimbingan skripsi dan meminta tanda tangan agar bisa mendaftar sidang.

Penulis menghampiri dosen di ruangannya. Kelihatan memang dosen tersebut sedang sibuk. Dia meminta penulis agar datang kembali jam empat sore. Setelah adzan ashar, penulis kembali ke ruang dosen tersebut sambil terburu-buru agar tidak kelewatan jam yang sudah dijanjikan. Sampainya di ruang dosen, dia meminta penulis untuk dating besok pagi jam 7. Rasanya kesal dan ingin marah.

Tetapi, lambat laun selama bimbingan penulis mencoba akrab dan terbiasa dengan karakter dosen. Penulis jadi tau kapan harus menemui dosen pembimbing, kapan mood dosen sedang tidak bagus dan kapan harus bercanda dengan dosen. Bagaimanapun tanpa adanya dosen pembibing skripsi tidak akan bisa terselesaikan juga.

3. Pahami judul

Judul skripsi memang sama saja hanya yang membedakannya adalah bentuk penelitaan dari skripsi tersebut. Sebelum menentukan judul, pahami dulu judul yang dipilih dan jenis penelitiannya. Jangan sampai saat bimbingan skripsi ditanya tentang judul dengan dosen kamu tidak mengerti. Jangan sampai saat terjun ke lapangan untuk melakukan riset kamu kebingungan dengan penelitianmu.

Ini pernah terjadi dengan teman penulis. Dia tidak memiliki hambatan dengan dosen saat bimbingan, hanya saja dia tidak memahami isi judul skripsinya. Bentuk tes yang dipilihnya tidak sesuai dengan bentuk penelitiannya. Dia mendapat banyak revision bahkan mengulang kembali bab empatnya. Seharusnya skripsinya sudah selesai, jadi harus mengulang kembali. Bukannya mempercepat kelulusan, malah akan menjadi hambatan menyusun judul.

4. Target

Segala sesuatu harus memiliki target. Susunlah jadwal kapan kamu harus mengerjakan skripsi dan kapan harus bimbingan dengan dosen. Terutama jadwal dosen juga harus kamu ketahui. Jangan sampai saat kamu ingin bimbingan dosen tersebut tidak berada di kantornya. Teman penulis pernah mengalami seperti itu, saat ingin bimbingan, dosen tidak sedang ke kampus hari ini. Biasakan untuk menargetkan sesuatu agar segalanya tidak molor.

5. Kurangi kegiatan organisasi

Dunia mahasiswa identik dengan eskul dan organisasi. Sibuknya dunia organisasi akan menjadi penghambatmu dalam skripsi. Memang organisasi menjadi lahan mahasiswa untuk memiliki banyak rekan agar pergaulan di kampus lebih luas. Ada baiknya, saat kamu sudah memasuki semester akhir, hentikan dulu kegiatan organisasi. Katakana kepada pengurus tentang keadaanmu yang sedang sibuk mengurus skripsi. Jangan sampai menegerjakan skripsi sambil melakukan kegiatan organisasi. Maka itu akan mengurangi kefokusanmu. Mengerjakan dua hal sekaligus akan membingungkanmu. Fokuslah bpada satu pekerjaan saja.

6. Memilih tempat nyaman

Ada sebagian individu dalam menyususn skripsi memilih tempat seperti perpustakaan, kafe, atau sendiri di kamar. Tempat yang nyaman akan membuat pikiran berkonsentrasi dalam menyusun skripsi. Dari pengalaman penulis, saat mengerjakan skripsi harus tempat yang sunyi. Sehingga pikiran tidak terkontaminasi dengan hal-hal yang bisa mendistraksi penyusunan skripsi.

Sebelum mengerjakan skripsi sebaiknya sediakan minum di atas meja agar kamu tidak perlu repot-repot ke dapur. Saat kamu sudah duduk lebih dari sejam, lakukanlah peregangan agar tidak tegang. Siapkan makanan ringan agar bisa menganjal perutmu saat lapar, jangan terlalu kekenyangan, saat kenyang kamu akan merasa ngantuk dan malas mengerjakan skripsi.

Mendisiplinkan diri dalam mengerjakan skripsi memang sulit. Maka harus membiasakannya mulai sejak masa kuliah. Kerjakan tugas, makalah, atau jurnal sebelum hari pengumpulan tugas tiba. Mahasiswa sekarang ingin yang praktis saja, tidak mau yang ribet-ribet. Budaya tempah skripsi dan membeli skripsi sudah menjadi masalah besar dalam dunia pendidikan.

Ingin cepat lulus dan segera memiliki gelar di belakang namanya dengan cara instan sangatlah tidak berkah. Bagaimana jika kamu mengerjakan skripsi dengan pemikiranmu sendiri? Tentulah kamu akan bangga. Pendidikan yang kamu jalani selama empat tahun tidak akan sia-sia. Demikian dari penulis, semoga tips-tips ini dapat membantumu dalam menyusun skripsi. Tiada usaha yang mengkhianati hasil. Semangat untuk pejuang skripsi.

About the Author: khavidin

2 Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *