1. Budidaya Padi: Cara Menanam Padi Dan Cara Mudah Merawatnya

 Cara menanam padi- Di kesempatan ini saya akan membahas tentang cara menanam dan cara merawat tanaman padi yang baik dan benar sehingga mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Tanaman padi merupakan salah satu tanaman pokok di samping menjadi salah satu makanan pokok, tanaman padi merupakan salah satu jenis tanaman yang mudah di budidaya karena memang iklim di indonesia sangat cocok untuk bercocok tanam tanaman padi.

Cara menanam padi dan merawat tanaman padi yang benar

Budidaya padi: cara menanam padi dan cara mudah merawatnya.

Ada beberapa langkah yang harus di perhatikan dalam budidaya tanaman padi agar mendapatkan hasil panen yang melimpah, diantaranya:

Pemilihan jenis bibit padi yang unggul.

 Kualitas bibit padi sangat berpengaruh dalam mendapatkan hasil panen yang maksimal, jenis bibit yang berkualitas tinggi akan mampu memproduksi padi yang maksimal, maka dari itu saya sangat menganjurkan untuk anda yang sedang ingin berbudidaya tanaman padi agar memperhatikan dalam proses pemilihan jenis bibit padi, pilihlah jenis bibit padi yang unggu yang berkualitas tinggi.

1. Pengolahan lahan ladang sawah

Dalam pengolahan tanah ladang sawah dalam budidaya tanaman padi saya rasa sangat mudah tidak serumit budidaya tanaman lainnya, ladang sawah cukup kita tembal di garis pembatas sawah atau orang jawa sering menyebutnya galengan dengan menambal lagi dengan tanah liat agar galengan tidak bocor dan tidak gugur ketika tergenang air, dan langkah selanjutnya di pojokan ladang sawah kita cangkul tanah di pinggiran tersebut dan kita buang tanah di tengah ladang sawah, yang bertujuan agar ketika proses pentraktoran tanah ladang tersebut bisa rata dan tertraktor semuanya. 

untuk anda yang masih kurang paham bisa lihat gambar di bawah ini.

Contoh lahan tanaman padi

2. Persemaian

Dalam cara persemaian yang benar ada beberapa langkah yakni:

 a.)  Siapkan bibit padi

Setelah bibit sudah di siapkan langkah selanjutnya rendam padi tersebut bisa di rendam dengan ember besar atau dengan tempat lainya, rendam bibit padi tersebut kurang lebih sekitar satu hari satu malam, kemudian tiriskan dan biarkan sampai padi berkecambah.

Baca juga :Budidaya Kopi: 3 Cara mudah Menanam dan Merawat Pohon Kopi agar berbuah Lebat

 b.) Siapkan lahan persemaian.

 Dalam proses lahan persemaian ada dua macam yakni lahan kering dan lahan basah, biasanya kalau lahan kering di gunakan ketika cuaca masih musim kemarau yang mau menginjak di musim hujan dan lahan basah biasanya di lakukan untuk persemaian ketika sudah di musim hujan, dan caranya sama kita cangkul lahan tersebut dan kita ratakan cuma bedanya kalau lahan kering lahan tidak kita genang dengan air, untuk contoh persemaian lahan kering anda bisa lihat gambar di bawah ini.

Persemaian tanaman padi yang benar

Setelah lahan sudah siap kemudian kita taburkan benih bibit padi tersebut kemudian kita tutupi dengan daun pisang atau daun-daun lainya, yang bertujuan agar benih tersebut tidak di makan burung pipit maupun tikus.

Benih padi bisa kita tanama ketika batang sudah mulai kuat sekitar umur 15-20 harian.

3. Penanaman Tanaman Padi

Setelah lahan ladang sawah sudah siap dan bibit padi sudah siap di panen langkah selanjutnya yaitu proses cara menanam padi, dalam proses penanaman padi yang benar saya sarankan sebelum di mulai agar memberikan pupuk kadang dan sebarkan di lahan tersebut atau bisa juga dengan pupuk organik lainnya dan buatlah selokan di tengah-tengah sawah dan di pinggir sawah (sukon) yang bertujuan agar kelak memudahkan kita dalam proses pengeringan air ketika proses pemupukan dan proses pengeringan air ketika padi sudah menginjak kuning.


Untuk ukuran dalam penanaman padi seperti biasanya standar dengan ukuran yang biasa kita lakukan, yang terpenting ketika sudah proses penanaman usahakan lahan tanaman padi tersebut tidak kebanyakan air dan jangan juga sampai kekeringan usahakan yang standar saja agar tanaman cepat tumbuh dengan subur.

4. Perawatan tanaman padi yang benar

Ada beberapa langkah cara merawat tanaman padi yang benar yakni;


a.) Pemupukan tanaman padi

Ketika tanaman padi berusia 15 hari mulailah memberikan pupuk agar tanaman cepat tumbuh dengan sehat dan subur, sehingga tanaman tersebut mampu beranak banyak dan lebat.

Dan beri kembali pupuk ketika tanaman mulai berbuah.

b.) Penyemprotan

Ketika tanaman padi mulai tumbuh dan sudah kelihatan hijau, mulailah memberikan penyemprotan untuk membasmi hama-hama yang ingin menyerangnya, agar tanaman padi tetap tumbuh dengan sehat.

c.) Pembersihan rumput

Bersihkan rumput di sekitar area tanaman padi agar tanaman tumbuh dengan subur tanpa ada rumput-rumput liar yang menghambat pertumbuhanannya.

d.) Aliran air

Aliran air harus di perhatikan setelah proses penanaman di lakukan, jangan sampai lahan tanaman pada kekeringan dan jangan sampai pula lahan tanaman padi terlalu banyak tergenang air, agar tanaman padi cepat tumbuh dengan sehat.

Dan ketika tanaman padi mulai kuning mulailah lahan tanaman padi kita keringkan dengan cara kita buat selokan di pinggir lahan dan di tengah lahan tanaman padi untuk saluran air agar lahan tuntas oleh air, sehingga padi cepat tua dan siap di panen.

Demikian artikel kali ini tentang budidaya tanaman padi, semoga bermanfaat.

2 pemikiran pada “1. Budidaya Padi: Cara Menanam Padi Dan Cara Mudah Merawatnya”

Tinggalkan komentar