Belajar cara berfikir positif yang baik dan benar

Belajar cara berfikir positif yang baik dan benar

Cara Membentuk Pikiran Positif

Ketika masalah menimpa dirimu misalnya kamu gagal masuk ke universitas yang kamu idam-idamkan, gagal interview di perusahaan keinginanmu atau gagal melamar pasanganmu karena tidak disetujui orang tua. Tentu kamu merasa dirimu banyak kekurangan dibanding oranglain. Setelah mengalami kegagalan, kamu merasa minder untuk mencoba lagi. Ketakutan akan kegagalan yang kedua kalinya menjadi momok yang mengerikan dalam dirimu. Kegagalan yang kamu hadapi membuatmu berpikir negatif “Buat apa dicoba lagi? Toh bakal gagal juga. Lagian masih banyak yang lebih baik dariku.” Bahkan kamu merasa hidupmu sudah tidak ada artinya lagi. Hal ini yang menyebabkan terjadinya depresi, stress, terkena gangguan jiwa yang fatalnya sampai bunuh diri. Sungguh miris! Hanya karena pola pikir negatif dapat mengakhiri nyawa sendiri.

Banyak orang yang berharap memiliki pola pikir positif dalam menghadapi masalah atau kegagalan di dalam hidupnya. Mungkin kamu juga ingin bukan? Hanya sedikit dari mereka yang berusaha untuk memiliki pola pikir positif. Untuk berpikir positif bukanlah suatu yang mudah. Melawan rasa pesimis dalam diri butuh kemampuan yang ekstra. Sedikit dari kamu mungki sulit melakukannya. Mungkin penulis bisa membantu keresahanmu dan menjawab pertanyaanmu bagaimana cara membentuk pikiran positif?

Belajar cara berfikir positif yang baik dan benar

1. Mengingat Tuhan

Tuhan adalah tempat berkeluh kesah bagi setiap hambanya. Tuhan mampu mendengar berbagai doa yang kamu ucapkan padanya. Saat kamu merasa dirimu gagal, ingatlah Tuhan dengan melakukan perintahnya, menjauhi larangannya. Misalnya kamu seorang muslim, kamu melaksanakan sholat lima waktu dan menjalani kewajiban lainnya. Tidak hanya itu, kamu harus menjauhi apa yang sudah dilarangnya. Tentu kamu tahu, kegagalan yang kamu hadapi bisa jadi karena kamu melanggar apa yang sudah dilarangnya. Seringlah membaca Al-Qur’an dan mendengarkan lantunan ayat suci Al-Qur’an yang akan membuat pikiranmu tenang.

2. Menggunakan Kata Positif

Ketika kamu ingin menyerah dan menyudahi segala usaha kamu akan mengatakan dalam hatimu “Aku udah gak bisa. Udah gak ada kesempatan lagi.” Kamu merasa duniamu sudah berakhir karena kegagalan tersebut. Tekankan pada dirimu kalau kamu mampu melakukannya. Kata tidak bisa, entar gagal, kayaknya gagal deh, udah ah males, udah pasti gagal lagi menjadi dasar munculnya pola pokir negatif. Gantilah kata tersebut dengan kata yang lebih baik, yang mendorongmu untuk lebih bersemangat menjalani kehidupan. Misalnya aku pasti bisa, kenapa harus takut gagal, apa salahnya dicoba lagi, kalau gagal lagi coba di tempat lain. Menggunakan kata positif dalam hidupmu akan mengurangi keputus asaan saat ditimpa kegagalan.

3. Memaafkan Diri

Manusia adalah tempat khilaf dan dosa. Tak ada manusia yang sempurna dari segala kesalahan. Kamu pasti pernah melakukan kesalahan yang merugikan dirimu. Maafkanlah! Jangan terus menerus menyalahkan bahwa semua kesalahan adalah perbuatanmu. Biarkan dirimu melanjutkan kehidupan dengan belajar dari kesalahan. Kamu mungkin bukanlah orang bodoh melakukan kesalahan yang sama untuk kedua kalinya.

4. Mensyukuri Hidup

Mensyukuri nikmat yang Tuhan berikan merupakan kunci utama untuk membangun pola pikir positif. Lihat sisi positif dari kesalahan yang kamu perbuat. Berprasangka baiklah pada dirimu. Salah satu contoh mensyukuri hidup adalah dengan menguapkan terima kasih saat diberi sesuatu kepada orang lain. Baik itu pujian atau hinaan. Diluar sana banyak orang yang tidak seberuntung kamu. Itu bisa menjadi tolak ukurmu untuk mensyukuri hidup.

5. Percaya Diri

Adakalanya kamu merasa memiliki banyak kekurangan. Bukan berarti kekurangan itu dapat menjadi senjata yang akan membuatmu gagal. Percaya diri akan menjadi kunci menutupi segala kekuranganmu. Yakinkan pada dirimu kalau kau akan berhasil. Jangan sesekali terbesit dipikiranmu tentang keraguan. Bila kamu merasa peluang yang kamu punya hanya 30%, percaya dirilah! Tambahkan peluang menurut versimu sendiri. Percaya diri akan membangkitkan kekuatanmu untuk menuju kesuksesan.

6. Pikirkan Kesalahan

Berilah waktu untuk memikirkan di mana letak kesalahan sehingga terjadi kegagalan. Intopeksi diri akan membuatmu berbenah menjadi yang lebih baik sekaligus mencegah hal yang sama di masa depan. Tentu kamu tidak ingin masuk ke lubang yang sama, bukan?

7. Pujilah Dirimu

Kamu terlalu sering memuji orang lain dan memberi semangat kepada orang lain yang mengalami kegagalan. Saat kamu gagal, apa mereka bisa melakukan apa yang kamu lakuakn terhadap mereka? Tentu tidak. Tak perlu meminta perhatian kepada orang lain. Kamu bisa melakukannya sendiri. Salah sataunya pujilah dirimu, andaikata kamu mengalami kegagalan katakan pada dirimu di depan cermin ”Hari ini kamu melakukan yang terbaik walaupun gagal. Bersemangatlah! Masih ada hari esok.” Terkadang kamu hanya meratapi kesalahan dan kekacauan yang kamu perbuat. Sehingga kamu lupa untuk memuji dirimu yang sudah bekerja keras. Biarkan dirimu untuk merasa yakin tentang apa yang sudah di capainya.

8. Bersama Orang-Orang Positif

Kamu sudah pasti memilki teman, bukan? Bagaimana cara temanmu dalam mengahapi masalah? Kamu bisa mencari tahu tentang hal tersebut. Berteman dengan orang-orang yang mampu berpikir positif akan membantumu untuk terbiasa berpikir positif. Secara tanpa kamu sadar, mereka akan menularkan mindset negative menjadi mindset positive. Ini menjadi solusi bagi kamu yang sulit merubah pola pikir negatif dengan cara yang sebelumnya penulis jelaskan. Memiliki teman yang mampu berpikir positif akan menjauhkanmu dari pergaulan bebas yang bisa merusak pola pikirmu.

9. Melebih-lebihkan Masalah

Munculnya masalah besar berawal dari masalah kecil yang dibesar-besarkan. Seharusnya masalah tersbut dapat diatasi dengan mudah menjadi sulit untuk diselesaikan. Hal ini merupakan sikap buruk yang harus kita jauhi karena akan membuatmu menjadi seorang pembohong besar. Tentu ini bisa menghancurkan pola pikirmu dan pola pikir orang lain. Kamu tidak akan mampu berpikir jernih untuk menyelesaikan masalah.

10. Memimpin Diri Sendiri

Dirimu adalah milikmu. Kamu mengatur bagaimana kehidupan yang akan kamu jalani. Kamu adalah pemimpin dirimu sendiri. Pimpinlah dirimu menjadi disiplin hingga menciptakan sebuah pikiran yang baik. Jangan sampai orang lain ikut campur dalam bagian mengatur hidupmu. Bila seseorang mengatur hidupmu, kamu pasti akan merasa mendapat tekanan, bukan? Kamu akan merasa orang tersebut akan menghancurkan hidupmu. Pemikiran tersebut akan memunculkan sebuah dasar pikiran negatif. Kamu akan berpikir mereka akan meracuni dirimu. Dengan menjadi pemimpin diri sendiri, akan membawa dirimu ke arah yang lebih baik. Jikalau sampai mengarah ke yang buruk, kamu akan memperbaikinya sendiri. Karena kamu bertanggung jawab atas dirimu dan masa depanmu kelak.

 

Memilki pemikiran yang positif akan membantumu terhindar dari depresi yang berujung pada kematian. Perlu kamu ketahui bahwa depresi dapat menimbulkan banyak penyakit. Pikiran yang kotor akan membuat tubuhmu juga kotor (terkena penyakit). Saat kamu merasa kegagalan yang menimpamu amat berat, kamu akan berlarut-larut dam rasa khawatir yang berlebihan, hidupmu merasa tidak tenang, kurang fokus yang menyebabkan kekacauan di tempat kerja atau sekolah, kamu pasti tidak ingin terjadi, bukan? Cobalah untuk memulai berpikr positif yang mampu mengatasi segala keresahan dan masalahmu. Yakinkan pada dirimu kalau kamu bisa mengatasinya. saya juga pernah mengalami kegagalan, tapi apakah itu menjadi penghambat menuju kesuksesan? Sihlakan coba salah satu cara yang telah saya berikan. Selamat mencoba!

Tinggalkan komentar