4 Puisi Karya Roshaline Alexia Yang Menyentuh Hati

Berikut 4 puisi cinta yang menyentuh hati yang bikin hati kita terbawa dalam suasana sedih dan baper.

puisi menyentuh hati
puisi menyentuh hati

Belenggu Harapan

Jangan terbang terlalu tinggi
Nanti kau lupa caranya turun
Sesekali memandanglah ke bawah
Biar kau tahu singgasanamu sangatlah nyaman
Mengeluhlah sesukamu
Namun jika kau semakin jatuh
Kau harus bisa bangkit
Sekeras apapun kau meminta pada Tuhanmu
Jika Tanganmu masih bersatu
Semuanya hanya menjadi omong kosong
Sorot matamu tak mengundang simpati siapapun

Mengapa?

Karena kau hanya seorang pencemburu yang tak tau diri
Kau iri dengan yang lain
Namun kau hanya berceramah ria
Tanpa berusaha menjadi seperti mereka
Apa yang kau maksud?
Kau hanya ingin mencerca atau bergosip semata?
Mana usahamu?
Mana semangatmu?
Kau katakan pada mereka
Kau bisa lebih dari mereka

Namun apa?

Kau seperti petasan
Setelah habis ucapan
Semuanya hanya kebohongan belaka
Kau ingin mengelak?
Apa lagi alasan yang akan kau lontarkan?
Tawamu sangat manis
Seakan kau berhasil mencapai anganmu
Namun itu hanya tameng rasa malumu
Penutup rasa takutmu
Kau hancur sendirian karena egomu
Kau berlari tak kenal arah
Kau berteriak seperti orang kesurupan

Siapa yang peduli?

Jika kau masih lupa diri
Terus melupakan tujuanmu
Jangan menginginkan kenyataan
Kenyataan perlu usaha yang besar
Sedangkan kau hanya duduk tanpa usaha
Badanmu muda
Namun jiwamu renta
Cengeng dan lemah
Hanya bisa merengek
Bagimana masa depanmu?
Hingga kini saja kau tak tau artinya berjuang
Keluarlah dari rasa damaimu
Kau perlu sebuah tantangan
Agar kau tau

Hidup tak semulus jalan tol
Berjalanlah tanpa menghadap kebelakang
Harapanmu perlu kau raih
Tanpa kau malu dengan masa lalumu
Harus berani dengan segala resiko
Siap dengan segala halangan
Perjuangan yang tulus tak akan menjadi pengkhianatan
Kau pergi dengan bekal
Bekalmu habis ditengah jalan
Jangan kecewa
Jangan menyerah
Kau akan menemukan suatu kebaikan diperjalanan
Kau hanya perlu terus berjalan
Berusaha sekuat tenagamu

Setiap tetes keringatmu akan menjadi saksi kesuksesanmu
Jangan hanya diam terpaku pada kata sukses
Kau juga harus fokus pada sebuah proses
Karena darinya kau akan tau perjuangan yang sesungguhnya
Rasa sakit yang tak akan mengecewakanmu
Rasa bahagia yang tak akan melenakanmu
Kau bukan lagi seorang pembohong
Bukan lagi seorang yang hanya berangan-angan
Semuanya akan terbayar oleh kenyataan
Orang yang meremehkanmu
Akan terbungkam oleh kesuksesanmu
Kuncinya
Kau hanya perlu berali dengan menutup terlingamu
Biarkan cemoohan orang-orang menjadi lagu pengantarmu pada kesuksesan
Suatu saat akan berubah menjadi penyesalan untuk mereka
Kakimu tak boleh terhenti hanya karena tersandung kedengkian musuhmu
Kilauan masa depan melambai padamu
Berlari dan beristirahatlah secukupnya
Supaya kau tak melemah ditengah derasnya teriakan orang orang yang menanti keberhasilanmu

Perindu Malam

Langitnya gelap
Memang selalu gelap
Apalagi sejak namamu membaur bersama kenangan
Gelap itu menjadi teman hidupku
Bahkan terbiasa memelukku dengan kejamnya
Esok mentari bersinar
Namun aku tak pernah mengharapkannya
Karena cahayanya merusak bayanganmu
Aku selalu menunggu senja datang
Disanalah wajahmu mulai terlihat nyata
Walau kemudian kau ikut menghilang bersama senja
Aku tak pernah membencimu
Aku tau siapa aku bagi dirimu
Sehingga untuk kecewapun aku tak sanggup
Mungkin sebuah kesalahan besar sebab aku merelakanmu
Tapi aku tahu
Bahagiamu bukan aku
Maka biarlah aku melihat senyummu dinikmati oleh sosok lain
Aku pecandu aromamu
Aku pencinta suaramu
Namun kali ini aku akan meleburkan semuanya
Menyimpannya pada kotak harapan
Suatu saat kita bisa bersama atau mungkin saling melupakan

Sebuah Candaan

Tertawa terkikik
Lupa diri
Jatuh Hati
Lalu tersakiti
Mengeluh lagi
Meratapi diri
Harusnya aku sadar diri
Candaanmu hanya sebuah hiburan
Tawaku adalah pelengkap bagi tawamu
Bagaimana bisa aku lupa
Kau itu seseorang yang tak bisa aku miliki
Menangis?
Kecewa?
Mana mungkin aku berpikir untuk tak melakukannya
Kau bahkan merusak zona damaiku
Kau melewati batas terlarang pada rasaku
Kau tak tau diri
Atau aku yang benar benar lupa diri
Kau tak jahat
Hanya sedikit lebih menyakitkan dari pada gosipan tetangga
Entahlah!
Jangan kembali bercanda kepadaku
Nanti jika aku semakin mencintaimu
Lalu kau menolakku
Aku bisa berubah menbencimu

Penikmat Senja

Kemarin kau berjalan bersamaku
Menikmati rasa yang sama
Bercerita tentang kisah kita
Kau jujur tentang rasamu
Pipiku bersemu merah jambu
Senja menatapku dengan tatapan meledek
Sore itu awal dari lukaku
Esoknya kau pergi
Menghilang tanpa sepatah kata
Seakan kau membawa pergi separuh ragaku
Kau jahat,kau kejam
Aku tau kau akan pergi
Namun bukan ini yang ku harapkan
Seharusnya kau tak mengungkapkan rasamu
Sehingga aku tak menjadi perindu hadirmu
Kini tinggal aku yang selalu menatap senja
Karena darinya aku bisa belajar
Seindah apapun janjimu
Kenyataan terkadang lebih menyakitkan.

Demikian puisi singkat tentang cinta yang menyentuh hati, semoga bermanfaat apabila ada kesalahan dalam penulisan, kami minta maaf, terima kasih.

Tinggalkan komentar